Berikut adalah poin-poin utama yang membedakan keduanya:
-
Suku Bunga dan Cicilan
Subsidi: Memiliki bunga flat (tetap) sebesar 5% hingga lunas. Ini memberikan kepastian cicilan yang tidak akan naik meskipun kondisi ekonomi berubah.
Komersil: Mengikuti suku bunga pasar (floating) setelah masa promo berakhir. Cicilan bisa berubah sewaktu-waktu mengikuti kebijakan bank.
-
Lokasi dan Fasilitas
Subsidi: Biasanya terletak di area pengembangan baru yang sedang tumbuh. Fasilitas standarnya meliputi jalan lingkungan, drainase, dan area publik dasar.
Komersil: Umumnya berada di lokasi yang lebih strategis dengan akses lebih dekat ke pusat kota atau jalan tol, serta dilengkapi fasilitas tambahan seperti club house atau taman bermain eksklusif.
-
Luas Bangunan dan Tanah
Subsidi: Memiliki standar luas bangunan maksimal (biasanya tipe 30/60 atau 36/60). Luas ini sangat ideal bagi pasangan muda atau keluarga kecil.
Komersil: Menawarkan variasi luas yang lebih fleksibel, memungkinkan Anda memiliki halaman yang lebih luas atau ruang tamu yang lebih lapang.
-
Syarat Pengajuan
Subsidi: Diperuntukkan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dengan batasan gaji tertentu dan belum pernah memiliki rumah sebelumnya.
Komersil: Terbuka untuk siapa saja tanpa batasan gaji, selama kapasitas pembayaran dianggap mencukupi oleh pihak bank.